|
PROFILE

Senjata Semesta
An Angel in Nekropolis;
The Kingdom of the Dead
"Jangan kamu menyangka, bahwa aku datang untuk membawa damai diatas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang."
(Matius 10:34)
Quote of the week:
"Smooth ice is paradise, for those who dance with expertise." -Friedrich Nietzsche, 'For Dancers'.
Contact Me through this cyber stuff: senjata_semesta(at)yahoo.com
Add Me @ Friendsta'
Fly With Me To The 'Space'
PREVIOUS POSTS
Penderitaan dan Keindahan
Joy To The World
Menjual Agama Seperti Menjual Hamburger
Badai Menari Dengan Sesuka Hatinya
Tuhan Ada Karena Diadakan
Distopia Dalam Film-Film Holywood
Moralitas Seorang Imoral
A Sane Revolution
Apa Pemilu Itu Demokratis?
Seize The Day
ARCHIVES
11/23/2003 - 11/30/2003
11/30/2003 - 12/07/2003
03/07/2004 - 03/14/2004
04/11/2004 - 04/18/2004
05/09/2004 - 05/16/2004
05/16/2004 - 05/23/2004
05/23/2004 - 05/30/2004
06/27/2004 - 07/04/2004
11/07/2004 - 11/14/2004
11/21/2004 - 11/28/2004
11/28/2004 - 12/05/2004
12/05/2004 - 12/12/2004
12/12/2004 - 12/19/2004
12/26/2004 - 01/02/2005
09/18/2005 - 09/25/2005
02/05/2006 - 02/12/2006
03/05/2006 - 03/12/2006
04/01/2007 - 04/08/2007
LINKS
Jaringan Otonomis
New Babylon
Anarkia
Jakarta Anarchist Resistance
Food Not Bombs
Indymedia
Cyber Resistance
Lyssa Belum Tidur
Sayap Ikarus
Madu-Racun
'MASSAGES'
Users Online @ This Precious Moment
DOWNLOAD
 |
SEMESTA
"We don't read and write poetry because it's cute. We read and write poetry because we are members of the human race. And the human race is filled with passion. And medicine, law, business, engineering, these are noble pursuits and necessary to sustain life. But poetry, beauty, romance, love, these are what we stay alive for." -Professor Keating (Robin Williams) in "Dead Poet's Society".
Semesta, cukup diciptakan dengan sebuah formula. Formula yang benar akan membentuk harmoni yang sepenuhnya berisi keindahan, dan dengan demikian mewujudkan diri. Konon formula itu mewujudkan diri dalam bentuk getaran -- bukti bahwa eksistensi hanya bisa mewujud melalui dinamika. Maka sang getaran membuka dimensi dan kuanta , yang berikutnya saling berkait dan saling mengisi menyusun semesta yang indah ini. Saat revolusi semesta membentuk manusia, untuk pertama kali semesta memiliki kesadaran. Termasuk kesadaran untuk mengaktualisasikan eksistensi dengan dinamika. Kuncinya benar-benar ada pada dinamika. Perubahan yang terus menerus dalam segala level kemanusiaan (yang artinya kesemestaan). Tentu, termasuk perubahan atas tata nilai.
Semesta selalu puisi maha indah. Karena hanya Semesta yang mencintai kita dengan keberadaan kita seutuhnya.
( Kekasih Waktu)
Penghitam Langit at 1:15 AM |
|